Minggu, 31 Mei 2015

Cara Mencegah jerawat


Cara menghilangkan bekas jerawat selalu menjadi topik yang populer. Itulah jika jerawat yang sudah sembuh namun meninggalkan masalah baru. Tentunya bekas jerawat seperti noda flek hitam, kulit wajah berlubang atau bopeng akan mengurangi nilai ketampanan atau kecantikan.
Jerawat selalu menjadi masalah buat orang yang ingin tampil menarik, karena penyakit kulit yang satu ini menghiasi bagian utama pada wajah. Jika jerawat sembuh pun, akan muncul masalah baru yaitu bekas jerawat. Karena ini menyangkut kesehatan di wajah, maka harus hati - hati menentukan cara menghilangkan bekas jerawat agar wajah kembali sempurna. Kayaknya penting sekali mempelajari cara mencegah jerawat.
Mengingat begitu pentingnya untuk menjaga kesehatan wajah, sudah seharusnya kita melakukan tindakan pencegahan dari timbulnya gangguan kesehatan kulit wajah termasuk cara mencegah jerawat. Berikut adalah cara mencegah terjadinya jerawat :
  • Rajin berolahraga, dengan begitu kotoran akan keluar dari pori - pori bersamaan dengan keluarnya keringat.

  • Mencuci wajah 2 kali sehari dengan menggunakan sabun khusus pembersih wajah untuk menghilangkan minyak berlebih pada wajah.

  • Minum air minimal 2 liter sehari, maka kulit kita akan selalu fit dan sehat, termasuk kulit wajah.

  • Kurangi makanan berlemak, termasuk gorengan dan minuman beralkohol.

  • Perbanyak mengkonsumsi sayur-sayuran seperti bayam, wortel, dan juga buah-buahan seperti :pisang, tomat, jeruk, nanas, mentimun terutama yang mengandung vitamin E, untuk mengurangi dan mencegah berkembangnya jerawat.

  • Hindari perlakuan yang kasar terhadap kulit wajah, jangan sekali - kali menyentuh jerawat seperti menusuk dan memencet karena hal ini dapat menimbulkan infeksi dan meninggalkan bekas jerawat.

  • Selalu pastikan kulit anda bersih sebelum tidur selalu cuci muka anda sebelum tidur agar kulit beregenerasi dengan baik.

  • Tidur yang cukup dan teratur. Saat kita tidur, kulit akan beregenerasi dan membuang racun-racun yang berbahaya sehingga saat kita bangun keesokan harinya kulit kita akan segar kembali.
Demikianlah cara mencegah jerawat, namun jika wajah anda terlanjur dipenuhi bekas jerawat, pelajari cara menghilangkan bekas jerawat dengan cepat dan alami. 

sumber : http://caramenghilangkanbekasjerawat.stepgoals.com/

Kelemahan Dan Kelebihan AHP

AHP merupakan suatu model pendukung keputusan yang dikembangkan oleh Thomas L. Saaty. Model pendukung keputusan ini akan menguraikan masalah multi faktor atau multi kriteria yang kompleks menjadi suatu hirarki, menurut Saaty (1993), hirarki didefinisikan sebagai suatu representasi dari sebuah permasalahan yang kompleks dalam suatu struktur multi level dimana level pertama adalah tujuan, yang diikuti level faktor, kriteria, sub kriteria, dan seterusnya ke bawah hingga level terakhir dari alternatif. Dengan hirarki, suatu masalah yang kompleks dapat diuraikan ke dalam kelompok-kelompoknya yang kemudian diatur menjadi suatu bentuk hirarki sehingga permasalahan akan tampak lebih terstruktur dan sistematis. AHP sering digunakan sebagai metode pemecahan masalah dibanding dengan metode yang lain karena alasan-alasan sebagai berikut :
1. Struktur yang berhirarki, sebagai konsekuesi dari kriteria yang dipilih, sampai pada subkriteria yang paling dalam.
2. Memperhitungkan validitas sampai dengan batas toleransi inkonsistensi berbagai kriteria dan alternatif yang dipilih oleh pengambil keputusan.
3. Memperhitungkan daya tahan output analisis sensitivitas pengambilan keputusan.AHP merupakan suatu model pendukung keputusan yang dikembangkan oleh Thomas L. Saaty. Model pendukung keputusan ini akan menguraikan masalah multi faktor atau multi kriteria yang kompleks menjadi suatu hirarki, menurut Saaty (1993), hirarki didefinisikan sebagai suatu representasi dari sebuah permasalahan yang kompleks dalam suatu struktur multi level dimana level pertama adalah tujuan, yang diikuti level faktor, kriteria, sub kriteria, dan seterusnya ke bawah hingga level terakhir dari alternatif. Dengan hirarki, suatu masalah yang kompleks dapat diuraikan ke dalam kelompok-kelompoknya yang kemudian diatur menjadi suatu bentuk hirarki sehingga permasalahan akan tampak lebih terstruktur dan sistematis. AHP sering digunakan sebagai metode pemecahan masalah dibanding dengan metode yang lain karena alasan-alasan sebagai berikut :
1. Struktur yang berhirarki, sebagai konsekuesi dari kriteria yang dipilih, sampai pada subkriteria yang paling dalam.
2. Memperhitungkan validitas sampai dengan batas toleransi inkonsistensi berbagai kriteria dan alternatif yang dipilih oleh pengambil keputusan.
3. Memperhitungkan daya tahan output analisis sensitivitas pengambilan keputusan.AHP merupakan suatu model pendukung keputusan yang dikembangkan oleh Thomas L. Saaty. Model pendukung keputusan ini akan menguraikan masalah multi faktor atau multi kriteria yang kompleks menjadi suatu hirarki, menurut Saaty (1993), hirarki didefinisikan sebagai suatu representasi dari sebuah permasalahan yang kompleks dalam suatu struktur multi level dimana level pertama adalah tujuan, yang diikuti level faktor, kriteria, sub kriteria, dan seterusnya ke bawah hingga level terakhir dari alternatif. Dengan hirarki, suatu masalah yang kompleks dapat diuraikan ke dalam kelompok-kelompoknya yang kemudian diatur menjadi suatu bentuk hirarki sehingga permasalahan akan tampak lebih terstruktur dan sistematis. AHP sering digunakan sebagai metode pemecahan masalah dibanding dengan metode yang lain karena alasan-alasan sebagai berikut :
1. Struktur yang berhirarki, sebagai konsekuesi dari kriteria yang dipilih, sampai pada subkriteria yang paling dalam.
2. Memperhitungkan validitas sampai dengan batas toleransi inkonsistensi berbagai kriteria dan alternatif yang dipilih oleh pengambil keputusan.
3. Memperhitungkan daya tahan output analisis sensitivitas pengambilan keputusan.

Kelebihan dan Kelemahan AHP
Layaknya sebuah metode analisis, AHP pun memiliki kelebihan dan kelemahan dalam system analisisnya. Kelebihan-kelebihan analisis ini adalah :
 Kesatuan (Unity)
AHP membuat permasalahan yang luas dan tidak terstruktur menjadi suatu model yang fleksibel dan mudah dipahami.
 Kompleksitas (Complexity)
AHP memecahkan permasalahan yang kompleks melalui pendekatan sistem dan pengintegrasian secara deduktif.
 Saling ketergantungan (Inter Dependence)
AHP dapat digunakan pada elemen-elemen sistem yang saling bebas dan tidak memerlukan hubungan linier.
 Struktur Hirarki (Hierarchy Structuring)
AHP mewakili pemikiran alamiah yang cenderung mengelompokkan elemen sistem ke level-level yang berbeda dari masing-masing level berisi elemen yang serupa.
 Pengukuran (Measurement)
AHP menyediakan skala pengukuran dan metode untuk mendapatkan prioritas.
 Konsistensi (Consistency)
AHP mempertimbangkan konsistensi logis dalam penilaian yang digunakan untuk menentukan prioritas.
 Sintesis (Synthesis)
AHP mengarah pada perkiraan keseluruhan mengenai seberapa diinginkannya masing-masing alternatif. 
 Trade Off
AHP mempertimbangkan prioritas relatif faktor-faktor pada sistem sehingga orang mampu memilih altenatif terbaik berdasarkan tujuan mereka.
 Penilaian dan Konsensus (Judgement and Consensus)
AHP tidak mengharuskan adanya suatu konsensus, tapi menggabungkan hasil penilaian yang berbeda.
 Pengulangan Proses (Process Repetition)
AHP mampu membuat orang menyaring definisi dari suatu permasalahan dan mengembangkan penilaian serta pengertian mereka melalui proses pengulangan. Sedangkan kelemahan metode AHP adalah sebagai berikut:
 Ketergantungan model AHP pada input utamanya. Input utama ini berupa persepsi seorang ahli sehingga dalam hal ini melibatkan subyektifitas sang ahli selain itu juga model menjadi tidak berarti jika ahli tersebut memberikan penilaian yang keliru.
 Metode AHP ini hanya metode matematis tanpa ada pengujian secara statistik sehingga tidak ada batas kepercayaan dari kebenaran model yang terbentuk
AHP didasarkan atas 3 prinsip dasar yaitu: 1. Dekomposisi Dengan prinsip ini struktur masalah yang kompleks dibagi menjadi bagian-bagian secara hierarki. Tujuan didefinisikan dari yang umum sampai khusus. Dalam bentuk yang paling sederhana struktur akan dibandingkan tujuan, kriteria dan level alternatif. Tiap himpunan alternatif mungkin akan dibagi lebih jauh menjadi tingkatan yang lebih detail, mencakup lebih banyak kriteria yang lain. Level paling atas dari hirarki merupakan tujuan yang terdiri atas satu elemen. Level berikutnya mungkin mengandung beberapa elemen, di mana elemen-elemen tersebut bisa dibandingkan, memiliki kepentingan yang hampir sama dan tidak memiliki perbedaan yang terlalu mencolok. Jika perbedaan terlalu besar harus dibuatkan level yang baru. 2. Perbandingan penilaian/pertimbangan (comparative judgments). Dengan prinsip ini akan dibangun perbandingan berpasangan dari semua elemen yang ada dengan tujuan menghasilkan skala kepentingan relatif dari elemen. Penilaian menghasilkan skala penilaian yang berupa angka. Perbandingan berpasangan dalam bentuk matriks jika dikombinasikan akan menghasilkan prioritas. 3. Sintesa Prioritas
Sintesa prioritas dilakukan dengan mengalikan prioritas lokal dengan prioritas dari kriteria bersangkutan di level atasnya dan menambahkannya ke tiap elemen dalam level yang dipengaruhi kriteria. Hasilnya berupa gabungan atau dikenal dengan prioritas
global yang kemudian digunakan untuk memboboti prioritas lokal dari elemen di level terendah sesuai dengan kriterianya.

 AHP didasarkan atas 3 aksioma utama yaitu :
1. Aksioma Resiprokal
Aksioma ini menyatakan jika PC (EA,EB) adalah sebuah perbandingan berpasangan antara elemen A dan elemen B, dengan memperhitungkan C sebagai elemen parent, menunjukkan berapa kali lebih banyak properti yang dimiliki elemen A terhadap B, maka PC (EB,EA)= 1/ PC (EA,EB). Misalnya jika A 5 kali lebih besar daripada B, maka B=1/5 A.
2. Aksioma Homogenitas
Aksioma ini menyatakan bahwa elemen yang dibandingkan tidak berbeda terlalu jauh. Jika perbedaan terlalu besar, hasil yang didapatkan mengandung nilai kesalahan yang tinggi. Ketika hirarki dibangun, kita harus berusaha mengatur elemen-elemen agar elemen tersebut tidak menghasilkan hasil dengan akurasi rendah dan inkonsistensi tinggi. 3. Aksioma Ketergantungan Aksioma ini menyatakan bahwa prioritas elemen dalam hirarki tidak bergantung pada elemen level di bawahnya. Aksioma ini membuat kita bisa menerapkan prinsip komposisi hirarki.

Aplikasi PHP
Beberapa contoh aplikasi AHP adalah sebagai berikut:
1. Membuat suatu set alternatif;
2. Perencanaan
3. Menentukan prioritas;
4. Memilih kebijakan terbaik setelah menemukan satu set alternatif;
5. Alokasi sumber daya
6. Menentukan kebutuhan/persyaratan;
7. Memprediksi outcome;
8. Merancang sistem;
9. Mengukur performa;
10. Memastikan stabilitas sistem;
11. Optimasi;
12. Penyelesaian konflik

Sumber : http://mautaubanget-sistem-informasi.blogspot.com/2013/01/kelemahan-dan-kelebihan-ahp.html

Quiz Online 31 Mei 2015

Soal No. 2

Suatu kelurahan mendapatkan Bantuan Langsung Tunai dari pemerintah untuk masing masing kepala keluarga dengan syarat ketentuan sebagai berikut :

C1 : Jumlah Tanggungan
C2 : Pendapatan Kepala Keluarga
C3 : Luas Bangunan Rumah
C4 : Memiliki KK

Pilihlah 5 alternatif KK yang akan mendapatkan bantuan dari beberapa KK berikut ini :

Nama KK         C1 C2                     C3           C4
Aldyan  4    2.350.000        100M2    Tidak Ada
Hendro          5    3.050.000        50M2      Ada
Joko            3    3.350.000        70M2      Ada
Doni            4    2.550.000        90M2      Ada
Dono            6    2.850.000        120M2     Ada
Kasino          3    2.650.000        80M2      Ada
Susanto         2    3.350.000        150M2    Tidak Ada

Pembobotan dari kriteria diatas dapat dilihat dibawah ini :
C1 : Jumlah Tanggungan (Attribut Keuntungan)
1-2 : 1
3-4 : 2
5-6 : 3

C2 : Pendapatan Kepala Keluarga (Attribut Biaya)
2.000.000 : 1
2.400.000 : 2
2.800.000 : 3
3.200.000 : 4
3.600.000 : 5

C3 : Luas Bangunan Rumah (Attribut Biaya)
50-70 : 1
71-90       : 2
91-110     : 3
111-130   : 4
131-150   : 5

C4 : Memiliki KK (Attribut Keuntungan)
Ada  : 2
Tidak Ada : 1
 
bobot {5,4,3,3}
 
Penyelesaian:
 
Nama KK            C1    C2                     C3           C4
Aldyan                  4    2.350.000        100M2    Tidak
Ada
Hendro                  5    3.050.000        50M2      Ada
Joko                      3    3.350.000        70M2      Ada
Doni                     4    2.550.000        90M2      Ada
Dono                    6    2.850.000        120M2    Ada
Kasino                 3    2.650.000        80M2      Ada
Susanto                2    3.350.000        150M2    Tidak Ada
Nama KK            C1    C2     C3     C4
Aldyan                  2       2        3         1
Hendro                  3       4       1          2
Joko                      2       4       1         2
Doni                     2       3       2         2
Dono                    3        4       4         2
Kasino                  2        3       2          2
Susanto                1        4       5          1
Bobot {5,4,3,3}
R11 =   = 0,6             R12 =  = 0,5              R13 =  = 0,6              R14 =  = 0,5 
R21 =  = 1                 R22 =  = 1                 R23 =  = 0,2              R24 =  = 1
R31 =  = 0,6              R32 =  = 1                 R33 =  = 0,2              R34 =  = 1
R41 =  = 0,6              R42 =  = 0,7              R43 =  = 0,4              R41 =  = 1
R51 =  = 1                 R52 =  = 1                 R53 =  = 0,8              R54 =  = 1
R61 =   = 0,6             R62 =  = 0,7              R63 =  = 0,4              R64 =  = 1
R71 =  = 0,3              R72 =  = 1                 R73 =  = 1                 R74 =  = 0,5
0,6                   0,5                   0,6                   0,5      
1                      1                      0,2                   1
0,6                   1                      0,2                   1
0,6                   0,7                   0,4                   1
1                      1                      0,8                   1
0,6                   0,7                   0,4                   1
0,3                   1                      1                      0,5      
Bobot {5,4,3,3}
 
V1        = (5*0,6)+ (4*0,5) + (3*0,6) + (3*0,5)
            = 3+2+1,8+1,5
            =8,3
V2       = (5*1) + (4*1) + (3*0,2) + (3*1)
            = 5+4+0,6+3
            =12,6
V3       = (5*0,6) + (4*0,7) + (3*0,4) + (3*1)
            = 3+2,8+1,2+3
            =19
V4       = (5*0,6) + (4*0,7) + (3*0,4) + (3*1)
            = 3+2,8+1,2+3
            =19
V5       = (5*1) + (4*1) + (3*0,8) + (3*1)
            = 5+4+2,4+3
            =14.4
V6       = (5*0,6) + (4*0,7) + (3*0,4) + (3*1)
            = 3+2,8+1,2+3
=19
V7       = (5*0,3) + (4*1) + (3*1) + (3*0,5)
            = 1,5+4+3+1,5
            =10
5  Kk yang akan mendapatkan bantuan langsung tunai
V5 = 14,4
V2 = 12,6
V7 = 10
V3 = 19

Sabtu, 18 Januari 2014

Pemograman Kriptografi dalam M. Visual Basic 2008

membuat MenuStrip nya

Public Class Form2

    Private Sub Form1ToolStripMenuItem_Click(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs)
        Form3.MdiParent = Me
        Form3.Show()

    End Sub

    Private Sub KeluarToolStripMenuItem_Click(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs)
        Me.Close()
    End Sub

    Private Sub Form2ToolStripMenuItem_Click(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs)
        Form1.MdiParent = Me
        Form1.Show()

    End Sub

    Private Sub Form2_Load(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles MyBase.Load

    End Sub

    Private Sub CaesarToolStripMenuItem_Click(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles CaesarToolStripMenuItem.Click
        Form3.Show()
    End Sub

    Private Sub VernanToolStripMenuItem_Click(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles VernanToolStripMenuItem.Click
        Form4.Show()

    End Sub

    Private Sub GronfeldToolStripMenuItem_Click(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles GronfeldToolStripMenuItem.Click
        Form5.Show()
    End Sub

    Private Sub HelpToolStripMenuItem_Click(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles HelpToolStripMenuItem.Click
        MsgBox("Awassss... Ini Milik Pribadi")
    End Sub

    Private Sub KeluarToolStripMenuItem_Click_1(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles KeluarToolStripMenuItem.Click
        End
    End Sub
End Class

hasil outputnya :





Program Kriptografi Caesar
Public Class Form3

    Private Sub Plain_TextChanged(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles Plain.TextChanged

    End Sub

    Private Sub Enkripsi_Click(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles Enkripsi.Click
        Dim x As String = ""
        Dim xenkripsi As String = ""
        For i = 1 To Len(Chipper.Text)
            x = Mid(Chipper.Text, i, i)
            x = Chr(Asc(x) - 3)
            xenkripsi = xenkripsi + x
        Next
        Chipper.Text = xenkripsi
    End Sub

    Private Sub Dekripsi_Click(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles Dekripsi.Click
        Dim x As String = ""
        Dim xkalimat As String = ""
        For i = 1 To Len(Plain.Text)
            x = Mid(Plain.Text, i, i)
            x = Chr(Asc(x) + 3)
            xkalimat = xkalimat + x
        Next
        Chipper.Text = xkalimat
    End Sub

    Private Sub Form3_Load(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles MyBase.Load

    End Sub
End Class

hasil outputnya :




Kriptografi Veernan
Public Class Form4

    Private Sub Form4_Load(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles MyBase.Load
        Plain.Text = ""
        Kunci.Text = ""
        Chipper.Text = ""
    End Sub

    Private Sub Enkripsi_Click(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles Enkripsi.Click
        Dim J As Integer
        Dim jum As Integer
        Dim skey As String
        Dim nkata As Integer
        Dim nkunci As Integer
        Dim skata As String
        Dim splain As String = ""
        Dim nenc As Integer
        J = 0
        skata = Plain.Text
        jum = Len(skata)
        skey = Kunci.Text
        For i = 1 To jum
            If J = Len(skey) Then
                J = 1
            Else
                J = J + 1
            End If
            nkata = Asc(Mid(skata, i, 1)) - 65
            nkunci = Asc(Mid(skey, J, 1)) - 65
            nenc = ((nkata + nkunci) Mod 26)
            splain = splain & Chr((nenc) + 65)
        Next i
        Chipper.Text = splain
    End Sub

    Private Sub Plain_KeyPress(ByVal sender As Object, ByVal e As System.Windows.Forms.KeyPressEventArgs) Handles Plain.KeyPress
        e.KeyChar = UCase(e.KeyChar)
        Dim tombol As Integer = Asc(e.KeyChar)
        If Not (((tombol >= 65) And (tombol <= 90)) Or (tombol = 8)) Then
            e.Handled = True
        End If
    End Sub

    Private Sub Plain_TextChanged(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles Plain.TextChanged

    End Sub

    Private Sub Kunci_KeyPress(ByVal sender As Object, ByVal e As System.Windows.Forms.KeyPressEventArgs) Handles Kunci.KeyPress
        e.KeyChar = UCase(e.KeyChar)
        Dim tombol As Integer = Asc(e.KeyChar)
        If Not (((tombol >= 65) And (tombol <= 90)) Or (tombol = 8)) Then
            e.Handled = True
        End If
    End Sub

    Private Sub Kunci_TextChanged(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles Kunci.TextChanged

    End Sub
End Class

hasil outputnya:




Kriptografi Gronfeld

Public Class Form5

    Private Sub Form5_Load(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles MyBase.Load
        PlainText.Text = ""
        Kunci.Text = ""
        ChipperText.Text = ""

    End Sub

    Private Sub Enkripsi_Click(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles Enkripsi.Click
        Dim J As Integer
        Dim jum As Integer
        Dim skey As String
        Dim nkata As Integer
        Dim nkunci As Integer
        Dim skata As String
        Dim splain As String = ""
        Dim nenc As Integer
        J = 0
        skata = PlainText.Text
        jum = Len(skata)
        skey = Kunci.Text
        For i = 1 To jum
            If J = Len(skey) Then
                J = 1
            Else
                J = J + 1
            End If
            nkata = Asc(Mid(skata, i, 1)) - 26
            nkunci = Asc(Mid(skey, J, 1)) - 10
            nenc = ((nkata + nkunci) Mod 26)
            splain = splain & Chr((nenc) + 65)
        Next i
        ChipperText.Text = splain

    End Sub

    Private Sub PlainText_KeyPress(ByVal sender As Object, ByVal e As System.Windows.Forms.KeyPressEventArgs) Handles PlainText.KeyPress
        e.KeyChar = UCase(e.KeyChar)
        Dim tombol As Integer = Asc(e.KeyChar)
        If Not (((tombol >= 65) And (tombol <= 90)) Or (tombol = 8)) Then
            e.Handled = True
        End If

    End Sub

    Private Sub PlainText_TextChanged(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles PlainText.TextChanged

    End Sub

    Private Sub Kunci_KeyPress(ByVal sender As Object, ByVal e As System.Windows.Forms.KeyPressEventArgs) Handles Kunci.KeyPress
        If Not ((e.KeyChar >= "0" And e.KeyChar <= "9") Or e.KeyChar = vbBack) Then e.Handled = True

    End Sub

    Private Sub Kunci_TextChanged(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles Kunci.TextChanged

    End Sub
End Class

Hasil outputnya :
 
 

5 Teknologi tercanggih masa kini

1.Pesawat Tanpa Awak
Pesawat tanpa awak dikembangkan agar bisa dikendalikan tanpa membutuhkan pilot atau awak,dan pesawat tanpa awak ini dikendalikan melalui remote control yang tersambung melalui signal radio,pesawat tanpa awak ini sudah di uji di beberapa negara, untuk siap digunakan.

2.Hadron Collider
Hadron Collider adalah sebuah penemuan atau ciptaan manusia yang diciptakan melalui lembaga ilmu pengetahuan Eropa yang bernama CERN. Hadron Collider adalah sebuah mesin akselerator partikel yang memiliki kekuatan atau energi terbesar dan tertinggi di seluruh dunia.

Tempat Hadron Collider adalah di Jenewa Swiss membentang sepanjang 27 kilometer dan berada di kedalaman 175 meter benda ini diciptakan karena akan digunakan untuk memecahkan misteri alam semesta yang membuat para ilmuwan fisika penasara.

Cara Kerja dari Mesin Hadron Collider adalah membuat proton – proton saling bertabrakan dalam kecepatan cahaya yang akan menciptakan partikel berenergi sangat kuat. Dan efek dari cara kerja Hadron Collider dikhawatirkan bisa membuat blackhole di bumi. 

3.Mobil Otomatis Google
Google Inc telah mecinpatkan sebuah mobil tanpa kendali,atau tanpa sopir yang bisa digunakan secara otomatis untuk bepergian kemana saja,mobil ini sangat berguna untuk semua orang utamanya untuk para tuna netra dan para penyandang cacat lainnya,karena mobil bisa berjalan dengan otomatis karena mobil ini tidak membutuhkan keahlian mengemudi dan tentunya tidak dibutuhkan penglihatan.
Cara kerja mobil ini yaitu mobil ini dilengkapi dengan sistem komputerisasi tingkat tinggi,dan pemetaan yang lengkap yang memungkinkan kita untuk bepergian dengan hanya meletakkan tempat tujuan di komputer tersebut.
Tapi catatan penting para perangkat mobil ini,jika sistem komputer dari mobil ini bermasalah,mobil ini akan melaju tidak terkendali yang ujungnya akan mengakibatkan kecelakaan bagi penggunanya.
4.Google Glass
Google Inc selain menemukan mobil otomatis juga menemukan google glass (kacamata pintar) pada penemuan terakhir mereka. kaca mata ini sangat banyak memiliki fungsi yang sulit dibayangkan manusia,diantaranya yaitu,dapat memotret ,mengambil video dan melacak map secara otomatis hanya dengan satu perintah suara.
Google glass juga dapat digunakan untuk mengenali wajah manusia,karena kacamata ini tersambung langsung ke google yang mengetahui banyak hal.
Catatan penting jika google glass digunakan oleh anak 14 tahun kebawah,google glass akan mengakibatkan kerusakan pada mata anak tersebut.
5.Printer 3D
Printer 3D adalah mesin pencetak yang sulit dibayangkan karena printer ini dapat mencetak suatu objek digital menjadi benda replikasi yang sama dengan gambar digital tersebut.
Contohnya jika objek digitalnya adalah uang maka yang di print out akan berbentuk uang yang mirip dengan aslinya,betapa keren perangkat ini.dan betapa penting untuk kita ketahui.
Demikian Artikel Ampuh mengenai 5 Teknologi Tercanggih Dunia Masa Kini semoga membantu dan menjadi sumber referensi untuk kita semua.
 
sumber: http://artikelampuh.blogspot.com/2013/08/5-teknologi-tercanggih-dunia-masa-kini.html

Teknologi komputer masa depan


Seiring dengan perkembangan zaman, dan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang begitu cepat, bukanlah hal yang mustahil bagi manusia untuk menikmati berbagai layanan yang semakin canggih dan cepat begitu juga dengan komputer. Baru-baru ini NEC Design Ltd sebuah lembaga di jepang menawarkan sebuah konsep baru tentang teknologi komputer yang sangat mengejutkan. Konsep tersebut adalah Komputer Model Pena.
Model dari komputer ini adalah model pena. Jika dilihat secaara sekilas pena ini sangat tidak mungkin disebut komputer. Dari jika sudah mengetahui fungsi dan manfaatnya kita tentu pasti terkejut.
Komputer ini disebut P-ISM.
Sebagaimana dijelaskan oleh desainer NEC sebagai “Pen-style Personal Networking Gadget Package”. Komputer model ini diperkirakan senilai $30.000 atau sekitar 300an juta rupiah. Harga tersebut untuk ukuran sebuah komputer mungkin sangat mahal, tetapi jika dilihat dari segi terkologi tentu tidak ada apa-apanya. Menurut Website NEC Design, komputer jenis P-ISM ini adalah paket komputer pena yang mencakup 5 fungsi yaitu :
  • Ponsel bergaya pena dengan cara input data menggunakan tulisan tangan
  • virtual keyboard
  • proyektor kecil
  • Camera Scanned
  • Personal ID password yang berfungsi sebagai identitas pemilik
P-ISM terhubung satu sama lain dengan technology wireless yang berdekatan. model ini juga bisa tersambung dengan internet menggunakan fungsi telepon selular pada P-ISM ini.. Gadget personal ini bergaya pena minimalis yang mempunyai fitur yang Luar biasa Lengkap. Awalnya kita berpikir bahwa model teknologi laptop "Keyboard dan layar" akan bertahan lama. namun tidak bisa kita pungkiri bahwa pena dan kertas adalah alat tulis dan simbol yang secara alami kita terima, hanya tinggal masalah waktu saja sampai seseorang menemukan produk Canggih terbaru yang berkedok sebagai "Pena Pintar" ataupun "Kertas Pintar". Jadi mungkin tak lama lagi laptop(komputer jinjing) akan tidak laku lagi.
Selain NEC Design Ltd , perusahaan komputer ternama di dunia Microsoft Corporation juga tidak mau ketinggalan. Baru -baru ini Microsoft sedang mengembangkan prototype komputer masa depan dan sedang menyempurnakannya. Komputer ini dinamai Microsoft Surface. Dalam teknologi ini, seumpama kita mempunyai sebuah kamera digital dan sebuah telepon genggam/ponsel yang telah memiliki dukungan wareless, maka setelah kita memotret benda/seseorang dengan kamera tadi, kemudian kamera itu kita letakkan di atas sebuah monitor sentuh atau touchscreen yang menyerupai meja. Setelah ditaruh, kemudian akan muncul gambar benda atau wajah yang telah kita potret tadi di dalam layar tanpa kita memindahkannya. Kemudian dengan teknologi ini, gambar tersebut bisa diperbesar, diperkecil, dibolak-balik dengan menggunakan tangan. Dan yang lebih seru lagi. Letakkan sebuah ponsel tadi di atas meja itu. Geser gambar dimonitor tersebut ke arah ponsel. Dan seketika itu pula gambar sudah berpindah ke memory card ponsel kita tanpa kita memegang ponsel itu.




Dua perkembangan teknologi komputer di atas mungkin akan terrealisasi dalam jangka waktu yang cukup lama. Kita tentu harus sabar menggunya. Tetapi dalam waktu dekat kita juga akan disuguhi perkembangan teknologi komputer yang tidak kalah canggih. Dalam tahun 2010 ini akan segera dirilis Laptop jenis baru. Dilihat dari segi bentuk dan kecanggihanya, laptop yang akan dirilis tahun ini benar-benar sangat fantastis. 
TriBook dengan tiga konsep layar ultra lebar yaitu 21in lebar layar. Ia juga memiliki sebuah 8x SuperDrive, 1TB harddisk, dan MacBook Pro-calibre CPU, plus sebuah keyboard multitouch trackpad.

Generasi laptop masa depan ini dibuat oleh industri desainer Jerman Felix Schmidberger, model classy, elegan, futuristik laptop yang menggunakan OLED touchscreen.
Barangkali lebih tepat disebut Paper PC karena bentuknya yang seperti lembaran kertas berupa layar sebagai antar muka dan dilengkapi pena untuk mengoperasikannya dengan cara touch screen. Didesain oleh Avery Holleman



Laptop yang mempunyai dua layar dengan desain mirip buku,  Prototipe dari XO-2 dan One Laptop Per Child (OLPC) .
Itulah beberapa perkembangan teknologi komputer masa depan yang dapat semakin mempermudah kehidupan manusia. Karena menurut saya fungsi utama teknologi adalah diciptakan supaya dapat mempermudah kehidupan manusia.


by: http://fahruddi.blogspot.com/2013/10/komputer-masa-depan.html